Strategi Kepala Sekolah dalam Menumbuhkan Budaya Anti-Korupsi Di SMP Miftahul Ulum Bunder Pancoran Bondowoso

Authors

  • Ifayatul Lailiyah IAI At Taqwa Bondowoso
  • Feri Febriyanti IAI At Taqwa Bondowoso
  • Iffah Annisa IAI At Taqwa Bondowoso
  • Yeni Tri Nur Rahmawati IAI At Taqwa Bondowoso

DOI:

https://doi.org/10.35719/akselerasi.v4i2.869

Keywords:

Kepala Sekolah, Budaya Anti korupsi, SMP Miftahul Ulum

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala Sekolah dalam menumbuhkan budaya anti-korupsi di SMP Miftahul Ulum Bunder Pancoran  Bondowoso. Pendidikan anti-korupsi merupakan upaya penting dalam membangun generasi berintegritas yang bebas dari praktik kecurangan. Kepala Sekolah memiliki peran strategis dalam menginternalisasikan nilai kejujuran, amanah, dan tanggung jawab melalui kurikulum, keteladanan, tata kelola transparan, serta keterlibatan stakeholder. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala Sekolah dalam membangun budaya anti-korupsi meliputi: (1) integrasi nilai anti-korupsi ke dalam kurikulum; (2) keteladanan kepala madrasah dan guru; (3) tata kelola keuangan yang transparan; (4) penguatan partisipasi guru, siswa, komite, dan orang tua; serta (5) monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi madrasah lain dalam membangun sistem pendidikan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Kata Kunci: kepala sekolah, budaya anti-korupsi, SMP Miftahul Ulum

Abstrack

This study aims to describe the principal’s strategies in fostering an anti-corruption culture at SMP Miftahul Ulum Bunder Pancoran Bondowoso. Anti-corruption education is an important effort in building a generation of integrity that is free from fraudulent practices. The principal plays a strategic role in internalizing the values of honesty, trustworthiness, and responsibility through curriculum design, exemplary behavior, transparent governance, and stakeholder involvement. This research uses a descriptive qualitative approach with interview, observation, and documentation techniques. The results show that the principal’s strategies in developing an anti-corruption culture include: (1) integrating anti-corruption values into the curriculum; (2) exemplifying integrity by the principal and teachers; (3) implementing transparent financial management; (4) strengthening the participation of teachers, students, the school committee, and parents; and (5) conducting continuous monitoring and evaluation. This study is expected to serve as a reference for other schools in developing a clean, transparent, and accountable education system.

Keywords: madrasah principal, anti-corruption culture, SMP Miftahul Ulum

References

Fathurrahman, P. (2017). Pendidikan Karakter di Madrasah. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Firmansyah, D. (2021). Transparansi Keuangan di Sekolah. Jurnal Administrasi Pendidikan, Vol. 5, No. 1.

Hasanah, S. (2019). Kebijakan Perguruan Tinggi dalam Pendidikan Anti Korupsi. Jurnal Ilmiah Prodi Magister Kenotariatan, Vol. 7, No. 2.

Hidayat, A. (2018). Partisipasi Masyarakat dalam Pendidikan. Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 6, No. 2.

Hidayatullah, F. (2019). Manajemen Pendidikan Karakter. Surakarta: UNS Press.

Marzuki. (2020). Evaluasi Budaya Sekolah Berbasis Karakter. Jurnal Tarbiyah, Vol. 9, No. 1.

Miles, M.B. & Huberman, A.M. (2014). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: UI Press.

Moleong, L.J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Mulyasa, E. (2016). Kepemimpinan Kepala Sekolah. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Purwanto, M. (2019). Manajemen Pendidikan. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Rahman, F. (2020). Penguatan Budaya Jujur di Lembaga Pendidikan. Jurnal Integritas Pendidikan, Vol. 8, No. 1.

Rukiyati. (2018). Korupsi dalam Dunia Pendidikan. Yogyakarta: Ombak.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryana, T. (2019). Manajemen Pendidikan Islam. Jakarta: Prenadamedia, hlm. 144.

Syafi’i, A. (2017). Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Pencegahan Korupsi. Jakarta: RajaGrafindo.

Wibisono, H. (2021). Madrasah dan Budaya Anti Korupsi. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, Vol. 11, No. 3.

Wibowo, A. (2020). Budaya Sekolah dan Keteladanan Pemimpin. Jakarta: Bumi Aksara.

Yeni Tri Nur Rahmawati. S.Pd.I. M.Pd.I.Dosen Mata Kulia.Pendidikan Anti Korupsi.

Yusuf, A. (2017). Pendidikan Karakter Islami. Jakarta: Kencana.

Zuhdi, M. (2018). Implementasi Pendidikan Anti Korupsi di Madrasah. Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 4, No. 2.

Downloads

Published

2026-01-06

How to Cite

Ifayatul Lailiyah, Feri Febriyanti, Iffah Annisa, & Yeni Tri Nur Rahmawati. (2026). Strategi Kepala Sekolah dalam Menumbuhkan Budaya Anti-Korupsi Di SMP Miftahul Ulum Bunder Pancoran Bondowoso. AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI, 4(2), 158–169. https://doi.org/10.35719/akselerasi.v4i2.869

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.